Asslamualaikum kawan ,TERIMAKASIH sudah mampir ke blog saya gan ..
Kali ini saya akan membahas tentang.. jeng...jeng..jeng *effect* tentang "Anak Tunarungu"
Seorang yang telah dilahirkan dalam keadaan tunarungu atau kehilangan kemampuan mendengar itu sangat mulia di hadapan Tuhan kawan , maka dari itu jika kita tau orang seperti itu jangan kita tertawain . aku udah belajar banyak dari mereka" yang mempuyai kekurangan seperti itu. mereka sangat bersabar dalam menghadapi cobaan nya bukan hanya dari cobaan saja sih gan namun mereka belajar buat bersabar ketika mereka diejek orang yang lebih normall gan, jadi terharu :'( . maka dari itu kita gak baik ngetawain mereka,... oke gan ???
ini gan , aku kasih tau tentang sistem pendidikan formal bagi anak tunarungu adalah sistem segregasi dan integrasi
1. Sistem Pendidikan Segregasi
a. Pengertian
Sistem Pendidikan yang terpisah dari sistem pendidikan anaka normal. Pendidikan anak tunarungu melalui sistem pendidikan segregasi maksudnya adalah bahwa penyelenggara pendidikan dilaksanakan secara khusus dan terpisah dari penyelenggara pendidikan untuk anak mendengar/normal. Dengan kata lain tunarungu tersebut diberikan layanan pendidikan pada lembaga pendidikan khusus untuk anak luar biasa seperti SDLB atau untuk anak tunarungu (SLB B)
b. Keuntungannya
Sistem pendidikan Segregasi juga mempunyai keuntungan diantaranya, yaitu :
1) Mudah berkomunikasiantar sesama tema, karena mereka mempunyai kesatuan bahasa (bahasa isyarat )
2) Anak Tunarungu di didik oleh tenaga guru yang mempunyai latar belakang pendidikan luar biasa
3) Memudahkan kerjasama dengan tenaga ahli seperti dokter THT , spikolog , audilog, dan sebagainya
4) Dilengkapi peralatan khusus untuk anak tunarungu yang bermanfaat dalam proses pendidikannya
c. Kelemahanya
Sistem pendidikan Segregasi juga mempunyai kelemahan diantaranya, yaitu :
1) Sosialisasi anak tunarungu teerbatas pada teman yang senasib
2) Sistem segregasi ini masih diaangap sebagai penyelenggaraan pendidikan yang masih relatif mahal
d. Keuntungan bagi orangtua anak tunarungu
1) Orangtua merasa bangga, serta harga dirinya meningkat karena dapat berintegrasi atau belajar bersama anak mendengar di sekolah biasa. Perlu diketahui banyak orangtua yang merasamalu kete=ika menyekolahkan ananya si sekolah luar biasa / SLB
2) Orangtua merasa sangat terbantu dalam usaha mengembangkan kemampuan, bakat dan minat anaknya agar kelak hidup mandiri
Seorang yang telah dilahirkan dalam keadaan tunarungu atau kehilangan kemampuan mendengar itu sangat mulia di hadapan Tuhan kawan , maka dari itu jika kita tau orang seperti itu jangan kita tertawain . aku udah belajar banyak dari mereka" yang mempuyai kekurangan seperti itu. mereka sangat bersabar dalam menghadapi cobaan nya bukan hanya dari cobaan saja sih gan namun mereka belajar buat bersabar ketika mereka diejek orang yang lebih normall gan, jadi terharu :'( . maka dari itu kita gak baik ngetawain mereka,... oke gan ???
ini gan , aku kasih tau tentang sistem pendidikan formal bagi anak tunarungu adalah sistem segregasi dan integrasi
1. Sistem Pendidikan Segregasi
a. Pengertian
Sistem Pendidikan yang terpisah dari sistem pendidikan anaka normal. Pendidikan anak tunarungu melalui sistem pendidikan segregasi maksudnya adalah bahwa penyelenggara pendidikan dilaksanakan secara khusus dan terpisah dari penyelenggara pendidikan untuk anak mendengar/normal. Dengan kata lain tunarungu tersebut diberikan layanan pendidikan pada lembaga pendidikan khusus untuk anak luar biasa seperti SDLB atau untuk anak tunarungu (SLB B)
b. Keuntungannya
Sistem pendidikan Segregasi juga mempunyai keuntungan diantaranya, yaitu :
1) Mudah berkomunikasiantar sesama tema, karena mereka mempunyai kesatuan bahasa (bahasa isyarat )
2) Anak Tunarungu di didik oleh tenaga guru yang mempunyai latar belakang pendidikan luar biasa
3) Memudahkan kerjasama dengan tenaga ahli seperti dokter THT , spikolog , audilog, dan sebagainya
4) Dilengkapi peralatan khusus untuk anak tunarungu yang bermanfaat dalam proses pendidikannya
c. Kelemahanya
Sistem pendidikan Segregasi juga mempunyai kelemahan diantaranya, yaitu :
1) Sosialisasi anak tunarungu teerbatas pada teman yang senasib
2) Sistem segregasi ini masih diaangap sebagai penyelenggaraan pendidikan yang masih relatif mahal
d. Keuntungan bagi orangtua anak tunarungu
1) Orangtua merasa bangga, serta harga dirinya meningkat karena dapat berintegrasi atau belajar bersama anak mendengar di sekolah biasa. Perlu diketahui banyak orangtua yang merasamalu kete=ika menyekolahkan ananya si sekolah luar biasa / SLB
2) Orangtua merasa sangat terbantu dalam usaha mengembangkan kemampuan, bakat dan minat anaknya agar kelak hidup mandiri
2. Saran untuk para guru
Keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi kemampuan atau usaha para guru dalam mendidik nya . Seorang guru harus memahami karakteristik dan kemampuan belajar anak didik nya termasuk anak didiknya yang tunarungu, perlu maham tentang anak tunarungu misalnya melalui perantaran-perantaran tentang ke-PLB-an nya atau berkonsultan dengan guru pembimbing khusus
*SUMBER : Ortopedagogik Anak Tunarungu disusun oleh ==> *Dra. Permanaria Somad dan Dra. Tati Hernawati**
NB : "SEKIAN DARI SAYA , OH IYA... UNTUK SALAH PENGETIKAN ATAUPUN SALAH DALAM KATA-KATA , SAYA MINTA MAAF OKE GAN , MAKLUM MANUSIA ITU CIPTAAN TUHAN YANG BANYAK SALAH" . HEHEHE
